<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1045">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Edukasi tentang Teknik Pembidaian Kasus Patah Tulang Pada Personil TNI AD di Bekangdam XIV&#47;Hasanuddin]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iismayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[IIK Pelamonia]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. 
Sudah menjadi tanggung jawab petugas kesehatan untuk menangani 
masalah tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan kondisi 
kegawatdaruratan dapat terjadi pada daerah yang sulit dijangkau oleh
petugas kesehatan. Sehingga pada kondisi tersebut peran serta 
masyarakat untuk membantu korban sebelum ditangani oleh petugas 
kesehatan menjadi sangat penting (Fakhrurrizal, 2015).
Fraktur merupakan salah satu kondisi darurat yang membutuhkan 
pertolongan dengan segera guna menghilangkan ancaman nyawa korban. 
Fraktur termasuk dalam cedera muskuloskeletal (Furwanti, 2014).
Badan kesehatan dunia World Health Organization mencatat tahun 
2015 terdapat lebih dari delapan juta orang meninggal dikarenakan insiden 
kecelakaan dan sekitar 2 juta orang mengalami kecacatan fisik. Salah satu 
insiden kecelakaan yang memiliki angka kejadian yang cukup tinggi yakni 
insiden fraktur ekstremitas bawah yakni sekitar 46,2% dari insiden 
kecelakaan yang terjadi (Desiartama, 2017).
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar oleh Badan Penelitian dan 
Pengembangan Depkes RI tahun 2015 di Indonesia terjadi kasus fraktur 
yang disebabkan oleh cedera antara lain karena jatuh, kecelakaan lalulintas 
dan trauma benda tajam/tumpul. Dari 45.987 peristiwa terjatuh yang 
mengalami fraktur sebanyak 1.775 orang (3,8%), dari 20.829 kasus 
5
kecelakaan lalu lintas, yang mengalami fraktur sebanyak 1.770 orang 
(8,5%), dari 14.127 trauma benda tajam/ tumpul, yang mengalami fraktur 
sebanyak 236 orang (1,7%).</note>
<classification><![CDATA[610.7]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20230205]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan Pelamonia Jl. Garuda No. 3 Makassar]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[610.7 IIS e]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="612" url="" path="/LAPORAN HASIL PKM IIKP  2022-2023 Ganjil.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Edukasi tentang Teknik Pembidaian Kasus Patah Tulang Pada Personil TNI AD di Bekangdam XIV/Hasanuddin]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1045]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-26 14:16:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-26 14:16:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>